Showing posts with label Humor. Show all posts
Showing posts with label Humor. Show all posts

SEX

Suatu pagi seorang anak yang baru masuk sekolah dasar bertanya kepada ayahnya,

'Yah........ ayah........sex itu apa sih, yah.....?'

Terperanjat si ayah mendengar pertanyaan si upik. Terbayang dia tentang arus moderen zaman sekarang yang membuat manusia berfikiran terbuka, termasuk anak yang masih kecil. Sesuai dengan konsep pendidikan seks yang sedang hangat dibicarakan, mulailah si ayah mencari-cari jawaban yang sesuai dengan umur dan harapan anaknya yang ia harapkan tak mau tertinggal dalam arus pendidikan modern.

Maka si ayah pun mulai memberikan jawaban dengan mengkiaskan kumbang dan bunga, telur yang yang menetas berudu dan kemudian menjadi katak, hujan serta benih yang berkembang menjadi tunas, diikuti dengan pembentukan bayi dalam kandungan.

Sebelum mengakhiri semua jawaban itu, si ayah menyelipkan juga kisah percintaan antara ia dan mamanya sejak dari zaman sekolah menengah hingga sampai kelahiran seorang bayi comel yaitu si anak yang bertanya itu.

Tiba-tiba si anak menangis terisak-isak. Si ayah keheranan.

'Eh kenapa yah.....?' Si ayah bertanya keheranan.

Tetapi si anak masih tetap menangis.

"Jawabannya panjang amat......... hu.........hu........hu, terus dimana tempat untuk nulis jawabannya.............? Ayah ajalah yang nulis jawabanya!!! !!......hu......hu......hu...... ...."

Si upik lantas menyerahkan buku latihan Bahasa Inggris yang pada halaman muka depannya tertulis.... ......... ...

(SCROLL DOWN........ ....!!!)

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

NAME : ............ ......... ......... ....

SCHOOL : ............ ......... ......... ...

CLASS : ............ ......... ......... ....

SEX :........... ......... ......... .....

ORANG HEBAT

Suatu hari seorang penyelam sedang melihat-lihat terumbu karang pada kedalaman 8 meter.
Tiba -tiba ia melihat seseorang berada disampingnya.
Ia terkejut karena orang tersebut nggak memakai peralatan selam.
Penyelam lalu turun lagi sampai ke kedalaman 15 meter.
Ia terkejut melihat orang yang tadi disebelahnya menyusulnya.
Penyelam turun lagi, sampe 25 meter...cing
Eh..orang yang tadi turut ngikutin sampe di 25 meter.
Penyelam makin heran, dan ia mendekati orang tersebut sambil memberikan white board dengan pensil 2 B -nya dengan tulisan:
"Hebat bener kamu...gimana caranya sampe ke kedalaman begini tanpa memakai alat selam?"
Orang itu mengambil white boardnya dan menulis: "Gua tenggelam, Goblok!"

Salah ketik

Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota.

Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali .
Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka berhoneymoon saat menikah 30 tahun yang lalu.
Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya.
Setelah check in di hotel di Bali , sang suami mendapati pesawat komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya.

Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta .

Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia mengirimkan e-mail tersebut.

Di lain tempat di daerah Cinere Jakarta, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru saja meninggal. Setibanya di rumah, ia langsung mengecheck e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.

Baru saja selesai membaca e-mail yang pertama, ia langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut (tak lama kemudian jatuh pingsan juga), yang bunyinya :

To: Isteriku tercinta
Subject: Papa sudah sampai Ma !!!
Date: 18 Mei 2007

Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku.
Ternyata disini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah.

Aku baru sampai dan sudah check-in.
Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok.

Nggak sabar deh rasanya nungguin kamu.

Semoga perjalanan kamu kesini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemaren.

Love you Mom,
Papa

PS: Disini lagi panas-panasnya ! Kalau pada mau, anak-anak diajak aja!!

Celana Dalam Siapa

Sri baru saja pulang dari tugas luar kota. Sesampai di rumah, di dalam lemarinya, dia menemukan celana dalam perempuan yang bukan miliknya.
Dengan berang dia bertanya kepada suaminya,
"Ini celana dalam siapa?"
"Mana aku tahu," jawab suaminya.
Tersinggung dengan jawaban suaminya, Sri memanggil Inem pembantunya untuk mencaritahu.
"Nem, kamu pasti tahu ini celana siapa?" tanya Sri.

"Nggak tahu Nyah. Saya nggak pernah pakai celana dalam, Tuan aja tahu."

???

Turis Singapura

Seorang turis asal Singapura sedang menikmati liburan di Malaysia. Dia sedang menikmati makan paginya di Coffee House sebuah hotel dimana dia menginap.

Seorang warga Malaysia sambil mengunyah Permen Karet duduk di sebelahnya dan mulai mengajak berbicara secara santai.

Orang Malaysia: "Kalian orang-orang Singapura memakan keseluruhan roti ya..?"
Turis Singapura: "Tentu saja"
Orang Malaysia: "Kami tidak. Di Malaysia kami hanya memakan bagian dalamnya saja. Sedangkan bagian kulit luar roti yang kering kami kumpulkan lalu kami masukkan ke dalam kontainer, diolah, lalu kami produksi menjadi roti croissants dan kami ekspor ke Singapura."

Si orang Malaysia lalu tersenyum puas saat melihat si turis asal Singapura terdiam tanpa bisa berbicara apa-apa.

Orang Malaysia: "Apakah kamu juga memakan roti dengan selai ?"
Turis Singapura: "Tentu saja"
Orang Malaysia: "Kami tidak (sambil tertawa kecil). Di Malaysia kami makan buah segar pada saat makan pagi. Kami kupas kulitnya, keluarkan isinya dan kami kumpulkan kulitnya di kontainer, diolah, lalu kami produksi menjadi selai. Setelah itu kami ekspor ke Singapura"

Kali ini, si turis Singapura balas bertanya: "Apakah kalian, orang-orang Malaysia melakukan hubungan seks?"
Orang Malaysia: "Kenapa? tentu saja kami melakukan hubungan seks."
Turis Singapura: "Apakah kalian menggunakan 'pengaman'?"
Orang Malaysia: "Tentu saja!! Kami menggunakan kondom"
Turis Singapura: "Lalu, apa yang kalian lakukan dengan kondom yang telah digunakan?"
Orang Malaysia: "Kami buang, tentu saja"
Turis Singapura: "Kami tidak. Di Singapura, pemerintah secara diam-diam memasukkan kondom-kondom tersebut ke dalam kontainer, kami lebur, lalu kami olah menjadi permen karet dan kami ekspor ke Malaysia. Itulah alasan yang sebenarnya kenapa kami orang Singapura dilarang makan permen karet. "
Orang Malaysia: "???"
(lalu orang malaysia itu diam diam membuang permen karet dari mulutnya...)

Gara-gara Lilin

Ny. O'Reilly sedang berjalan ketika berpapasan dengan Pastur O'Flannagan.
Pastur menyapa : " Hai Ny. O'Reilly... apakah dia suami anda..? Bukankah saya yang menikahkan kalian pada 5 tahun yang lalu?"

" Ya. Betul Pastur.. andalah yang menikahkan kami" , jawab NY. O'Reilly.
" Berapa anak anda sekarang ?", tanya Pastur
" Oh.. kami belum mempunyai anak hingga saat ini Pastur"
" Baiklah... kebetulan minggu depan aku akan pergi ke Roma, disana aku akan berdoa dan menyalakan sebuah lilin untukmu", kata Pastur.

Beberapa tahun kemudian...............
Pastur dan Ny. O'Reilly berpapasan lagi dijalan dan Pastur bertanya :
" Ny. O'Reilly apakah anda sudah memiliki anak...?"
" OooH .. sudah Pastur, kami memiliki tiga pasang anak kembar, dan 4 orang anak yang tidak kembar, jadi semuanya ada sepuluh orang", jawab Ny. O'Reilly tersipu.
" Woow.., bukankah itu sangat luar biasa! Lalu bagaimana keadaan suamimu?" tanya Pastur.
" Dia sedang pergi ke Roma Pastur " jawab Ny. O'Reilly.
"Ke Roma??? Ada urusan apa dia berangkat ke Roma?" tanya Pastur.
" Mematikan lilin yang pastur nyalakan " jawab Ny. O'Reilly.

Bahagiakah pasangan yg menikah hanya krn cinta?

Bahagiakah pasangan yg menikah hanya krn cinta?
Barangkali kisah ini bisa menjadi renungan bagi kita, utamanya yang ingin berumah tangga :


Alkisah, seorang pemuda miskin bernama Yogi Prasetyo, berasal dariPurwokerto, Jawa Tengah.
Keluarganya hanyalah keluarga sederhana,kalau tidak bisa disebut miskin.
Ayahnya sehari-hari bekerja sebagaitukangjahit di desanya.


Karena kegigihannya, Yogi berhasil kuliah di FE UGM walaupun dengan biaya seadanya.
Semasa semester 4 di kampus, Yogi jatuh hati pada seorang gadis bernama Ayu Wulaningrum, juga sama-sama kuliah di fakultas yang sama.
Ayu adalah putri seorang bupati ternama di daerah Yogyakarta dan juga masih keturunan keraton.
Walaupun secara ekonomi mereka jauh berbeda,namun tidak menghalangi keduanya untuk saling mencintai.


Ayah Ayu yang mengetahui putrinya begitu mencintai pemuda dariketurunan biasa, tak mampu mencegah gelora cinta putrinya.
Maka begitu keduanya telah lulus, pernikahan keduanyapun diselenggarakan dengan megah.


Pesta besar-besaran digelar untuk mengiringi pernikahan putrinya.
Ayah Yogi yang tak punya banyak harta, hanya bisa memberikan bantuan sumbangan pakaian, sprei, sarung bantal, yang semuanya ia buat dan ia jahit sendiri khusus untuk pernikahan putranya.


Bahagiakah Ayu bersanding dengan Yogi ? Ternyata kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama.
Tibalah saatnya malam pengantin tiba. Mereka berduapun memasuki peraduan dengan bahagia.
Namun, ketika Yogi membuka pakaiannya dan tinggal memakai celana kolor, berteriaklah Ayu dengan keras, sebelum akhirnya pingsan tak sadarkan diri.
Semua penghuni rumah dari kerabat dan keluarga Ayu pun berdatangan melihat kejadian itu.


Yogi masih dalam kebingungan dan mencari tahu kenapa istrinya histeris dan pingsan.
Dilihatnya celana kolor yang ia pakai.
Aduh, Yogi lupa kalau celana kolor itu jahitan ayahnya, dibuat dari kain bekas wadah tepung terigu.
Di tengah celana kolor itu masih terpampang jelas tulisan, "BERAT BERSIH 25 KG".
Tentu saja Ayu langsung pingsan melihatnya.
Ayu tidak bisa membayangkan seberapa besar isinya dengan berat segitu.

BU GURU YANG STRESS

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi.
Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan tidak disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!

Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?

Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....

Bu guru : Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.

Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!

Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?

Murid-murid : Mengerti Bu Guru...

Guru : Pandai!
Murid-murid : Bodoh!

Guru : Tinggi!
Murid-murid : Rendah!

Guru : Jauh!
Murid-murid : Dekat!

Guru : Berjaya!
Murid-murid : Menang!


Guru : Salah itu! (Maksud bu guru lawan kata berjaya bukan menang)
Murid-murid : Betul ini!

Guru (geram) : Bodoh!
Murid-murid : Pandai!

Guru : Bukan!
Murid-murid : Ya!

Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
Murid-murid : Ya Hamba!

Guru : Dengar ini...
Murid-murid : Bicara itu...

Guru : Diam!!!!!
Murid-murid : Ribut!!!!!

Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!

Guru : Mati aku!
Murid-murid : Hidup kami!

Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid : Kami akar lama tak tau rasa!!

Guru : Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru...

Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid : Kami waras sebagian!!!

Guru : Cukup! Cukup!
Murid-murid : Kurang! Kurang!

Guru : Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!

Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!

Guru : Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak??!!

Guru : Kurang ajar!
Murid-murid : Cukup ajar!

Guru : Habis aku!
Murid-murid : Kekal kami!

Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!

Guru : Sudah, bodoh!
Murid-murid : Belum, pandai!

Guru : Berdiri!
Murid-murid : Duduk!

Guru : Bego kalian ini!
Murid-murid : Cerdik kami itu!

Guru : Rusak!
Murid-murid : Baik!

Guru (stres) : Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid : Saya seorang dilepaskan tengah malam itu!!!

Bu Guru mukanya merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar ruangan.
Sebentar kemudian, loceng pun berdering.
Murid-murid merasa lega kerana guru yang paling ditakuti oleh mereka telah keluar. Walau bagaimanapun, mereka merasa bangga kerana telah dapat menjawab semua pertanyaan tadi.
Tetapi masih ada hari esok.
Guru itu pasti akan datang lagi.

SEPATU KULIT BUAYA

Seorang perempuan sangat ingin mempunyai sepatu dari kulit buaya.
Diapun pergi ke toko sepatu dan kecewa karena mahalnya.

"Mahal amat sih," kata si perempuan.

"Kalau ingin murah ya menangkap buaya sendiri sana," kata si pemilik toko.

Terinspirasi oleh perkataan si pemilik toko, perempuan tersebut pergi ke sungai besar di daerah situ sambil membawa senjata api.

Beberapa saat kemudian si pemilik toko datang dan terkagum-kagum melihat tiga ekor buaya mati ditumpuk di pinggir sungai.

Sementara itu si perempuan terlihat di tengah sungai sedang membidikkan senjatanya ke seekor buaya lainnya.

Suara tembakan terdengar, kemudian si perempuan menyeret buaya keempat yang baru ditembaknya ke pinggir dan kemudian menyumpah, "Sialan! Yang ini juga tidak memakai sepatu."

LEBIH PINTAR

Minah pergi ke sungai bermaksud mencuci baju.
Ketika baru mulai kegiatannya mencuci, dilihatnya seekor ikan terjepit di antara bebatuan menggelepar-gelepar.

Begitu Minah menghampirinya, si ikan berkata, "Kalau kamu menolongku,aku akan mengabulkan tiga permintaanmu.
Tapi ingat, apa yang kamu minta membuat suamimu mendapatkannya sepuluh kali lipat."

Minah pun menolong ikan tersebut dan minta supaya wajahnya diubah menjadi cantik.
"Tapi suamimu akan menjadi paling tampan di dunia," kata ikan mengingatkan.
"Nggak masyalah," jawab Minah.
Abrakadabra? jadilah Minah wanita yang amat cantik.

Permintaan kedua, Minah ingin menjadi kaya.
"Ingat, suamimu akan sepuluh kali lebih kaya," kata ikan.
"Ah, nggak apa-apa. Miliknya kan milikku juga."
Abrakadabra? jadilah Minah orang yang kaya.

"Lalu permintaan ketiga?" tanya ikan.
"Aku ingin mendapatkan serangan jantung ringan."

Ikan: ???????

Topi untuk Ani

Seorang pelajar SMP bernama Joko sedang jatuhcinta kepada Ani.
Joko ini orangnya penakut dan kurang PD, jadi dia gak berani menyatakan cintanya.

Setelah selama sebulan berpikir gimana caranya dapetin Ani, akhirnya Joko punya ide untuk memberikan sebuah hadiah kepada Ani. Setelah berpikirpanjang, dia memutuskan untuk memberikan hadiah topi kepada Ani. Untuk menjalankan niatnya, Joko pergi ke Ramayana dept.store.

Setelah mendapatkan topi pilihannya,Joko bergegas untuk membayar kekasir.
Karena suasana di Ramayana dept. store waktu itu lagi ramai pas lagi ada discount) jadi kasir yg biasa membungkus barang-barang agak sedikit kerepotan, akibatnya bungkusan topi yang dibeli Joko itu tertukar dengan bungkusan yang dibeli wanita disamping Joko.

Ternyata wanita disampingnya Joko itu membeli celana dalam. Karena udah gak sabar untuk memberikan hadiah ke Ani, tanpa memeriksa isi bungkusan itu lagi Joko langsung memberi pesan di bungkusannya yang berbunyi:

Ani, saya sengaja memberikan hadiah ini ke kamu karena saya tahu kalau kamu jarang memakai ini sewaktu bepergian.
Saya sengaja pilih yang warna merah karena saya pernah melihat kamu pakai yang warna biru.

Saya yakin sekali ukurannya pas untuk kamu, karena sebelum membeli saya sudah mencobanya dan ukuran kita kan sama.
Rasanya saya ingin sekali memakaikan ini ke kamu untuk yang pertama kalinya.
Ani, kalau kamu senang dengan hadiah ini, saya berharap kamu memakainya pada hari
Jumat besok.

Temanmu,
Joko.

NB:
Oya, model terakhir yang sering saya lihat di film dan majalah, memakainya agak sedikit diturunkan kebawah dengan sedikit rambut terlihat didepannya.

Seorang mahasiswa TEOLOGIA

Seorang mahasiswa TEOLOGIA membaca majalah PLAYBOY.
Halaman 1: "Yah Allah..."
Halaman 2: "Yah Bapa..."
Halaman 3: " Yah Yesus..."
Halaman terakhir: "Yah... habis..."